|
Wednesday, 02 May 2007 |
|
Aku terlahir disebuah kampung kecil di pedalaman dana mbojo. kedua orang tuaku cuma petani tumpangan yang tiap musim menyewa tanah orang untuk diolah. bapakku sudah sakit-sakitan sejak aku duduk dikelas 3 sekolah dasar (SD). Dan dalam keadaan yang demikian itu ibu menjadi tulang punggung keluarga disamping bibi yang sesekali membantu kebutuhan keluarga kami. Aku anak pertama dari enam bersaudara dan atomatis harus ikut bertanggung jawab terhadap keluarga kami. Sejak sd kelas tiga aku udah harus kerja membantu ibu dan hampir aku tak pernah merasakan indahnya masa kecil seperti anak-anak lain yang sebaya denganku. Ketika tamat SD, keluargaku benar-benar berantakan, harta, tanah, kerbau, kambing, rumah dan semua barang-barang berharga milik keluarga kami sudah habis berantakan. Aku tidak tahu dengan jelas kenapa orang tuaku sampai menjual semua barang mereka namun satu yang aku ingat, bapakku terjebak dalam kecurangan dan keserakahan para rentenir.
| Views: 20588 | Print |
|
Last Updated ( Tuesday, 12 June 2007 )
|
|
Read more...
|
|
|
Wednesday, 02 May 2007 |
Haruskah Rimpu? Paling tidak ada beberapa alasan mendasar bagi keharusan terjaganya rimpu dari pengikisan budaya oleh kecenderungan globalisasi, modernisasi, dan sekularisasi yaitu, alasan teologis, sosiologis, dan teoritis. Walaupun dapat dipilah, ketiga alasan itu tentu berkaitan dan tidak terpisahkan dan terutama bersumber dari alasan teologis. | Views: 26036 | Print |
|
Last Updated ( Tuesday, 12 June 2007 )
|
|
Read more...
|
|
|
Wednesday, 07 November 2007 |
|
Perjalanan (safari) keliling Bima adalah salah satu agenda Mudik Bareng
2007. Perjalanan ini dimaksudkan untuk melihat langsung bagaimana
keadaan daerah Bima saat ini. Tentu tidak semua daerah bisa dikunjungi
karena luasnya wilayah Kabupaten Bima. Namun daerah yang menjadi target
perjalanan adalah Karumbu yang dilanjutkan ke Sape dan Wera.
Baca selengkapnya di http://mudik2007.wordpress.com/2007/11/02/safari/
| Views: 35256 | Print |
|
Last Updated ( Friday, 16 November 2007 )
|
|
|
Wednesday, 07 November 2007 |
|
Pacuan Kuda atau dalam bahasa Bima disebut “Pacoa Jara” tampaknya makin
marak di Bima. Paling tidak pacuan kuda diselenggarakan 2 kali setahun,
yaitu pada hari-hari besar seperti Hari Proklamasi (Agustus) dan Hari
Pemuda (Oktober). Pacuan kuda ini dilaksanakan dalam bentuk kejuaraan,
bahkan melibatkan juga peserta dari daerah lain, Dompu, Sumbawa, hingga
dari Lombok.
Baca selengkapnya di http://mudik2007.wordpress.com/2007/11/01/pacoa-jara/
| Views: 3472 | Print |
|
Last Updated ( Friday, 16 November 2007 )
|
|
|
Wednesday, 07 November 2007 |
|
Acara Kaboro Weki (kopi darat) anggota BimaCenter/SamadaAngi di Bima
dilaksanakan pada hari Senin, 15 Okt 2007. Hadir pada saat itu sekitar
15 orang, termasuk Haer, Enny, Irwan, Lim, Yusuf “MyOff”, Wahid,
Jannah, Sita, Dewi, dan lain-lain.
Baca selengkapnya di http://mudik2007.wordpress.com/2007/11/01/kaboro-weki/
| Views: 6709 | Print |
|
Last Updated ( Friday, 16 November 2007 )
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
| Results 46 - 51 of 51 |