|
Dikutip dari www.tambangnews.com Jakarta, Tambangnews.com.- Barisan Oposisi Mahasiswa (BOM) Bima Jakarta, kembali menyemarakkan aksi unjuk rasa di Jakarta. Sebelumnya belasan mahasiswa asal Mbojo yang tergabung dalam BOM telah melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Rabu (22/10) minggu lalu dengan agenda menolak Pertambangan Mangan di Kecamatan Belo Kabupaten Bima NTB.
Tema yang sama juga disuarakan oleh BOM dalam aksi keduanya pada Kamis (30/10) siang di Bundaran HI.
Ketua BOM-BIMA JAKARTA Ismail Dony dalam orasinya menolak dengan tegas secara total keinginan pemerintah Kabupaten Bima untuk tetap melanjutkan proyek penambangan mangan di Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
Tema yang sama juga disuarakan oleh BOM dalam aksi keduanya pada Kamis (30/10) siang di Bundaran HI.
Ketua BOM-BIMA JAKARTA Ismail Dony dalam orasinya menolak dengan tegas secara total keinginan pemerintah Kabupaten Bima untuk tetap melanjutkan proyek penambangan mangan di Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
"Maka dari itu bagi manusia yang belum sadar “SAATNYA MENOLAK DENGAN TEGAS SECARA TOTAL” keinginan proyek tersebut dalam bentuk apapun namanya, sekalipun itu telah mengantongi izin dari Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Jagan sekali- kali terjebak oleh sebuah logika “Biarkan masa depan memikirkan masa depan itu sendiri” tapi apakah tidak kita pikirkan dampak segala tindakan hari ini terhadap ratusan tahun yang akan datang?" tegas Ismail
Tambang Batu Mangan di Kecamatan Belo tersebut dioperasikan oleh PT Anugrah Nusantara Recourse (PTANR) dan telah mengantongi Iji dari Bupati Bima Fery Zulkarnaen dengan SK bernomor 555 tahun 2008 tentang pemberian ijin eksplorasi dan eksploitasi Batu Mangan.
Dalam aksinya BOM Bima Jakarta menuntut Bupati Bima mencabut kembali SK nomor 555 tentang eksplorasi dan eksploitasi Batu Mangan di Desa Lido Kecamatan Belo Kab. Bima. Selain itu BOM Bima Jakarta juga Mendesak Legislatif untuk meminta Bupati Bima mencabut SK nomor 555 tentang batu mangan serta Mendesak Gubernur NTB untuk segera mencabut SK nomor 555 yang di terbitkan oleh Bupati Bima
Kordinator Lapangan (Korlap) aksi BOM Bima Jakarta Herman juga menegaskan bahwa desakan serupa juga ditujukan kepada dinas yang terkait di Kabupaten Bima serta kepada menteri Kehutanan agar segera turun tangan terhadap kejahatan lingkungan di areal hutan yang dilakukan Bupati Bima.
Keinginan Keras BOM Bima Jakarta untuk membatalkan SK no 555 juga diikuti dengan ancaman bahwa BOM Bima tidak akan menganggap Ferry Zulkarnaen sebagai Bupati Bima.
"Kalau kemudian Bupati Bima tidak mau mengindahkan tuntutan kami dalam waktu 2 x 24 jam, maka kami akan menganggap Fery Zulkarnain tidak layak sebagai Bupati Bima…!!!" teriak Herman dihadapan para wartawan.
Selepas dari Bundaran HI, Massa BOM Bima Jakarta yang berjumlah 20 orang menuju Wisma NTB yang berada di Jalan Garut Menteng Jakarta Pusat. Di Kantor perwakilan NTB ini massa tidak menemukan staff yang bertugas.
"Jika Ferry Zulkarnaen ( Bupati Bima, red) tidak memenuhi permintaan kami, maka kami akan menduduki wisma NTB untuk jangka waktu tak terbatas," tegas salah seoarang pengunjuk rasa yang akrab dipanggil Arif JP.(sn01)
Views: 2448 | Print
1. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 10-11-2008 14:04 Alasan ditolaknya penambangan itu apa? Biasanya pihak kontaktor/pelaksana jika ingin mendirikan industri pasti sudah memperhitungkan dampak yg akan muncul dan penanggulangannya.. |
2. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 12-11-2008 11:20 Bukti Riil Penolakan Seluh Masyarakat Belo Khususnya Ngali adalah Masyarakat sadar bahwa Cara pemerintah Daerah yang Nota benenya Mensejah terahkan rakyat , Padahal Pemerintah Kab. Bima ingin Membunuh secara berlahan-lahan masyaraktnya sendiri dengan cara di jajah Oleh Pihak Asing Dengan Metode Penjajahan Baru Yang dinamakan Koorporasi. sehingga tidak lain dan tidak bukan Misi utamanya adalah bagaimana saya harus memperkaya diri dengan dengan tidak memperdulikan Nasib Rakyat. Kami tidak Butuh Tambang Cukup Ada Ubi Untuk dimakan JANGAN MENGUASAI ALAM TAPI JADILAH SEPERTI ALAM |
3. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 20-11-2008 22:42 Ini adalah awal dari perjuangan rakyat yang selama ini telah tertindas oleh budaya dan pemimpinnya sendiri. Semoga ini akan membuka mata bagi masyarakat bima bahwa kesejahteraan bersama serta keadilan bagi rakyat miskin tidak bisa diraih apabila keyakinan terhadap NCUHI dan PARAFU dan penghambaan yang berlebihan terhadap londo ra mai ama ka'u masih melekat dalam pikiran dou mbojo. |
4. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 26-11-2008 06:22 kapan bima bisa maju kalau investor datang diusir seperti ini, kalau tambang berjalan berapa banyak lahan pekerjaan untuk masyarakat bima, mohon pemerintah bisa mempertimbangkan masalah ini |
5. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 10-12-2008 05:58 lagi-lagi pengusiran !! ada baiknya teman2 melakukan investigasi yang lbh dalam,, terkadang kita telalu gegabah dalam beraksi. kalo seperti ini terus, kapan investor bisa 'betah' di daerah kita.. apa teman2 sudah melakukan dialog dg mrk? coba deh liat orientasinya dulu..  |
6. Written by
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
, on 11-12-2008 16:52 Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa bima yang terorganisir dalam suatu wadah yaitu BOM ini menunjukkan rasa kepedulian mereka terhadap masyarakat bima yang telah dirampas haknya oleh Ferry Julkarnain Selaku Bupati Bima. Kalau saja tidak menanggapi secara serius perlawanan mereka secara represif maka Ferry Sebagai Buapati Bima Lebih baik turun Dari Jabatannya dan langsung merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat. |
7. Written by didin bima, on 05-01-2009 16:25 aksi kawan2 bom tidak lain hanyalah ingin bermitra demi kepentingan mereka yaitu sekutu penguasa di bawah pemerintahan feri zulkarnaen yang notabene jadi penguasa obral janji alias kontrak politik palsu. |
8. Written by radebari, on 05-01-2009 16:38 satu kata untuk bima secara fundamental adalah:"Perubahan" maka tidak lain adalah Bupati Bima saudara Feri Zulkaranaen ST. Harus turun dari jabatannyan beberapa alasan sebagai berikut: 1. mosi tidak percaya kaum intelektual dan aktivis Bima Jakarta 2. ilegal logging tambora merupakan dasar yang kuat untuk menggiring feri kepenjara 3. mempertahankan ijin eksplorasi di kecematan belo dan wera tanpa ada kesepakatan masyarakat setempat. 4. dll. wassalam anak pemerhati daerah |
9. Written by ompu kapa'a unindra, on 17-01-2009 09:11 perubahan kepemimpinan kabupaten bima merupakan hal yang sangat serius demi tercapainya visi dan misi ompu kapa'a. satu kata untuk kab.bima bupati segera mundur dari jabatannnya sebelum ompu kapa'a marah.... ingat dendam ompu kapa'a terhadap raja bima dulu dan feri sekarang yaitu obral janji palsu . |
powered by AkoComment Tweaked |