Produk Unggulan
| Madu Alam Bima |
| Sarung Tenun |
| Mutiara Alam |
Pengunjung







![]() | Hari ini | 110 |
![]() | Kemarin | 220 |
![]() | Minggu ini | 1000 |
![]() | Bulan ini | 6898 |
![]() | Total | 208822 |
| Menemukan Bima dalam Dunia Maya |
|
|
|
| Friday, 05 December 2008 | |||||||||
|
Oleh : Rhakateza Dijaman yang serba digital ini, orang cenderung membawa dunianya kedalam dunia baru, yang tak terbatas ruang dan waktu. Dunia baru itu disebut internet, tempat orang-orang menemukan alternatif pelengkap keterbatasannya dalam dunia nyata. Bergaul dengan teman-teman baru makin dipermudah dengan hadirnya laman jejaring sosial semacam facebook, friendster atau myspace. Orang-orang mulai meninggalkan koran dan majalah untuk menyerap informasi terbaru, cukup dengan menjalankan browser dan membuka situs-situs berita. Singkatnya, apa saja yang ada di dunia ini bisa anda temukan dalam internet. Ups, ternyata saya harus meralat kembali pernyataan diatas. Tidak semua hal tersaji lengkap di internet, soalnya BIMA yang saya maksudkan tidak mudah ditemukan di dunia maya. Selama beberapa tahun berkelana di padang internet, hanya sedikit hal-hal yang berkaitan dengan Bima yang saya temui. Sampai bulan ini, ketika postingan ini ditulis, Situs bernuansa Bima, atau dibuat oleh Dou Mbojo (Sebutan untuk orang Bima) masih bisa dihitung dengan jari.
Alasannya mudah ditebak, di Bima belum ada akses internet jadi praktis situs-situs berbau Bima selain situs pemerintahan atau blog-blog yang itu dibuat oleh Dou Mbojo di perantauan. Memang kendala akses internet menjadi hambatan besar untuk Bima bisa maju dan meraih ketertinggalannya dengan daerah-daerah lain. Selama ini, para netter yang terjebak di Kota Bima dan Dompu mau tidak mau harus mengandalkan koneksi dialup Telkomnet Instant yang harganya bukan main mahal untuk ukuran netter dikota-kota besar dan itupun dengan kecepatan seadanya. Masih mending kalau bisa memanfaatkan jaringan pendidikan milik pemerintah (jardiknas) yang
penyebarannya hanya terbatas pada beberapa instansi saja. Tanpa Internet, Bima bagaikan katak dalam tempurung. Pertengahan bulan November ini, masa-masa kegelapan itu sepertinya kan segera berlalu.
Ibaratnya Eropa abad pertengahan yang segera menyongsong Renaissance, Internet yang sebenar-benarnya internet akhirnya tiba di Kota Bima yang tercinta. PT. Telkom dengan Speedy-nya membawa angin perubahan itu pada 22 November lalu dengan mulai beroperasinya warnet-warnet murah.
Adanya ISP broadband sekelas speedy seakan jadi antitesa keterasingan Bima dari komunitas internet dunia setelah sekian lama. Berbagai paket promo ditawarkan untuk menarik pelanggan baru, diantaranya untuk guru/dosen speedy menawarkan beberapa kemudahan seperti bebas biaya aktivasi, bebas modem dan abodemen satu bulan bahkan bagi guru/dosen yang belum memiliki telepon rumah di berikan fasilitas bebas biaya pasang telepon, bebas biaya modem dan juga bebas abodemen satu bulan.
Beberapa saat yang lalu saya sempat chat di IRC dengan salah seorang pengelola warnet yang baru beroperasi di area Pasar Raba, bahwa warnet banyak brmunculan di bima, dan masing-masing bersaing menawarkan harga yang murah yaitu berkisar Rp. 3000/jam, tentunya lebih menjadi kabar baik untuk seluruh Dou Mbojo. Daftar Situs/weblog yang Bimawi (baik kontent, atau orangnya berasal dari Bima dan Dompu) atau yang berkaitan dengan Bima yang saya ketahui, kalau penasaran silahkan kunjungi satu-satu:
Untuk sementara itu dulu, nanti kedepannya saya akan update sambil mengingat kembali daftar situs yang sering saya kunjungi. Atau kalau ingin menambahkan, silahkan comment, biar saya masukkan di list. Dan Mohon maaf bila nama, gelar atau alamat tidak sesuai (kaya’ undangan kawinan saja….)
Kalembo Ade mena re..!
Views: 2073 | Print
powered by AkoComment Tweaked |
|||||||||
| Last Updated ( Tuesday, 24 February 2009 ) | |||||||||
Yang Online
We have 18 guests onlineKomentar Terakhir
| Benang Kusut Generasi Pendidik... |
| benar-benar menarik untuk membaca artikel ini. meskipun saya... |
| 06/05/10 07:13 More... |
| By Edward |
| Pikada dan Harapan |
| search [url=http://www.google.com] search [/url] ... |
| 06/05/10 07:08 More... |
| By addy |









Comments (5)
















