Home arrow Artikel & Berita arrow Oe Lenga, Internet Bukan Cuma Facebook lho, (Blogger Bima kok belum muncul ya??)
"*****"

Oe Lenga, Internet Bukan Cuma Facebook lho, (Blogger Bima kok belum muncul ya??) PDF Print E-mail
Tuesday, 01 December 2009
 
Saya tidak tahu persis, tetapi lebih kurang dalam kurun waktu satu tahunan ini, internet sudah terasa sangat mewarnai kehidupan masyarakat di Bima terutama di kota. Warnet-warnet muncul dan tumbuh pada setiap tempat. Di jalan protokol pada sisi kiri dan kanannya telah terpampang plang nama-nama warnet dengan berbagai bentuk dan corak. Belum lagi di gang-gang kecil dan di dalam perkampungan penduduk.
 
Kehidupan online sepertinya sudah merasuk ke dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Sepanjang pengamatan saya jika melintasi jalan di depan warnet yang ada, penuh dengan anak-anak muda yang kongkow berhadapan dengan komputer. Penuh sesaknya warnet juga bisa dilihat dengan banyaknya motor yang parkir di depan warnet tersebut. Tidak hanya itu, bagi masyarakat golongan menengah ke atas, memasang internet melalui telkom speedy di rumah masing-masing merupakan sesuatu yang membanggakan.
 
Internet sudah menjadi gaya hidup. Handphone sekarang tidak lagi hanya untuk mengirim sms, bertelpon ria atau untuk multimedia, tetapi fungsinya bertambah dengan digunakannya untuk berinternet. Modem GSM semakin banyak diburu untuk dibeli demi memuaskan kehidupan online.
Internet di Bima begitu digemari oleh masyarakat, karena keberadaannya muncul bersamaan dengan semakin tingginya publisitas jejaring pertemanan online seperti facebook. Sekarang jika anda punya akun facebook, kemudian search seseorang dengan menggunakan kata kunci bima, mbojo, maci, ntika atau istilah-istilah bahasa Bima lainnya, maka akan bermunculan sederet list akun nama-nama di atas yang menandakan pemiliknya adalah orang Bima.
Bagi masyarakat Bima, dilihat dari sudut pandang saya, internet itu adalah facebook atau kalau dibalik, hanya facebook yang ada di internet. Tidak Punya akun facebook berarti tidak berinternet atau tidak punya akun di facebook sama dengan "dou kampo/kampungan".
Seandainya mau menggali lebih dalam, masuk sedikit dan mau belajar, tentunya tidak hanya facebook yang di eksploitasi di dunia maya. Membuat akun email merupakan hal wajib untuk berinteraksi di facebook, tetapi apakah keberadaannya hanya untuk menampung email komentar, perubahan status dan lain sebagainya dari facebook??. Seandainya hanya untuk itu, berarti fungsi utama dari email belum digunakan. Jika saja email-email itu digunakan surat menyurat atau untuk diskusi melalui milis-milis yang ada seperti milis bima center yang keberadaan anggotanya "hanya" 197 orang, tentunya akan banyak masukan-masukan dan informasi-informasi yang bermanfaat untuk membangun Bima.

Hal lain yang perlu saya kritisi yaitu penetrasi internet di Bima tidak diiringi dengan munculnya blogger-blogger baru. Mungkin merupakan sesuatu yang asing untuk memiliki akun di blogger, wordpress, blogdetik, multiply atau di tempat lainnya. Padahal membuat blog itu sama gampangnya dengan membuat akun di facebook. Apakah karena ketidaktahuan? atau karena ngeblog itu tidak menarik? atau karena hal lain yang belum saya ketahui, sehingga kaum muda Bima (saya menitikberatkan pada kaum muda karena pengguna internet lebih banyak dari kaum ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya pada kaum tua) agak alergi dengan blog.
 
Seberapa bergunakah blog?. Berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi cerita dalam bentuk tulisan kemudian dibaca oleh orang di seluruh dunia tentu akan sangat menarik dan berguna. Tidak perlu dalam bahasa formal, atau menulis yang berat-berat (tetapi jika mampu kenapa tidak), cukup dengan bahasa yang santai dan mudah dimengerti. Memiliki blog tentunya tidak sama dengan facebook. Ada kewajiban pemilik untuk mengisi blognya dengan tulisan yang bermanfaat dibandingkan dengan menulis status di facebook seperti: saya mo tidur..., telah ngompol di kasur dengan sukses...., mo buang air besar dulu...., lapar...., Barusan kencing di sela-sela pohon... dan sederet status-status lainnya.
Kita punya kewajiban untuk merubah kehidupan sosial masyarakat yang hanya senang bercerita dan mendongeng dengan mulut (mpama) sehingga sampai sekarang telah muncul tukang bual dan omong kosong, menjadi masyarakat yang bercerita dan mendongeng dengan tulisan. Menulis itu bisa dipertanggungjawabkan dibandingkan dengan berbicara, karena dasarnya adalah lidah tidak bertulang, masyarakat dikatakan maju apabila telah menghasilkan banyak tulisan. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi kita harus memulai untuk membuat masyarakat Bima lebih maju dan terkenal dengan blogger-blogger baru yang kreatif menulis dan menyumbangkan ide. Bukan terkenal dan masuk televisi karena suka berkelahi seperti orang Ngali dan Renda. (Separuh darah saya adalah Ngali).

Internet sudah tersedia, blog termasuk di dalamnya, mari kita coba menulis di blog, manfaatkan kemudahan ini, karena kita tidak perlu susah payah mencari penerbit untuk menerbitkan tulisan kita dalam sebuah buku atau merayu-rayu redaksi koran untuk mencetak tulisan yang telah diperas dari otak kita, tetapi belum tentu dihargai.
Tidak ada hak saya melarang seseorang untuk bersantai dengan facebooknya dan menulis status semaunya, karena saya juga kerap melakukan itu. Hidup ini pilihan, seperti juga pilihan Pak Boediono yang sekarang wakil presiden itu saat berkampanye yang lebih memilih untuk menemui komunitas blogger indonesia sebagai langkah awal kampanye beliau. Begitu berharganya blogger di mata seorang calon wakil presiden pada waktu itu.
Alangkah majunya jika ketika seseorang menulis kata kunci "bima", dengan atau tanpa tanda petik di google, kemudian muncul ribuan blog yang mereview tentang Bima dari alamat blog misalnya lamone.blogspot.com, ntauone.wordpress.com, ntika.multiply.com.
Kemudian saat seseorang bertanya kepada kita, tentang aktivitas online, pertanyaannya tidak hanya "apa akun facebookmu??", tetapi pertanyaan itu akan bertambah, "mana alamat blogmu??"

Gedubrak...eh ternyata sudah pukul 2.25 dinihari.bobo dulu ah....


Views: 662 | Print

RSS comments

Write Comment
Name:
E-mail
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



MathGuard security question, please solve:
 
LRI         JAH      
W 2    X    Y     YYN
81H   5LQ   HXI      
  C    L    B 3   935
Y1E         GS7

powered by AkoComment Tweaked

 
Maja Labo Dahu | Nggahi Rawi Pahu