Sejarah

artikel terkait sejarah

orang Bima

“Dou Mbojo” adalah sebutan untuk “Orang Bima”. Dou = Orang, Mbojo = Bima. “Mbojo” adalah nama lain dari “Bima”.

Dana Mbojo telah mengalami perjalanan  panjang dan jauh mengakar ke dalam Sejarah. Menurut Legenda sebagaimana termaktub dalam Kitab BO (Naskah Kuno Kerajaan dan Kesultanan Bima), kedatangan salah seorang musafir dan bangsawan Jawa yang bernama Sang Bima di Pulau Satonda merupakan cikal bakal keturunan Raja-Raja Bima dan menjadi permulaan masa pembabakanContinue Reading

orang Bima

Oleh : Zainudin(Kandidat Magister pada Ilmu Politik UGM Yogyakarta Kelahiran Ncera, Bima, NTB) Masyarakat Bima yang sekarang kita kenal merupakan perpaduan dari berbagai suku, etnis dan budaya yang hampir menyebar di seluruh pelosok tanah air. Akan tetapi pembentukan masyarakat Bima yang lebih dominan adalah berasal dari imigrasi yang dilakukan olehContinue Reading

dou mbojo

Oleh : R a n g g a (Ketua Umum TSC – Makassar) Kefatalan generasi adalah ketika sejarah ditoreh secara tidak gamblang dan disadur dengan tidak apa adanya. Lebih ironi lagi ketika sejarah tersebut diungkap secara tidak transparan dan ditutup-tutupi keberadaannya. Dana Mbojo memiliki sejarah yang panjang, dikenal sejak jamanContinue Reading

Sebuah Jejak Sejarah Dana Mbojo Yang Terlupakan Oleh : R a n g g a (Ketua Umum TSC – Makassar) Sebuah sejarah harus mengungkapkan realitas sebenarnya atas segala sesuatu yang terjadi pada masa kejayaannya. Sejarah yang dikaburkan merupakan kejahatan terhadap generasi. Sebab sejarah bukan sekedar bacaan belaka namun menggambarkan identitasContinue Reading

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/BimasenaBima (Sanskerta: भीम, bhīma) atau Bimasena (Sanskerta: भीमसेन, bhīmaséna) adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracaritaMahabharata. Ia dianggap sebagai seorang tokoh heroik. Ia adalah putra Dewi Kunti dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya hatinya lembut. Ia merupakan keluarga Pandawa diContinue Reading