Skip to content

BERITA

bupati bima

ASN Jangan Tambah Libur Lebaran

BimaKini.com menghadirkan berita himbauan Bupati Bima agar ASN tidak menambah libur lebaran.

SEJARAH & BUDAYA

orang Bima

Dou Mbojo

“Dou Mbojo” adalah sebutan untuk “Orang Bima”. Dou = Orang, Mbojo = Bima. “Mbojo” adalah nama lain dari “Bima”.

BUDAYA & SASTRA

lebaran corona

ARU-RAJA TOI 1441 H

Kapatu Mbojo tentang suasana lebaran Idul Fitri 1441 H di tengah wabah virus corona.

bulan puasa

WURA PUASA NA-LAO DULARA

Wura Puasa Na-nee Ra-nggori
Rongga Ra-wakatu Di-dula Kaina
Sawura Mampuli Ntoin Nggeena Labo Ndai
Mai Ndua Ra-bohona Samena Ra-ntaun

TEMPAT FAVORIT

taman panda

Ngabuburit di Taman Panda

Ngabuburit di Taman Panda, penghujung Ramadhan 1441 H (2020 M)

KULINER

Karencu

Karencu

Karencu termasuk salah satu makanan khas daerah Bima-Dompu saat Lebaran.

TRADISI

Ilo Nggari

Ilo Nggari – Ilo Peta

Menjelang hari raya Idul Fitri, ada tradisi di Bima tempo doeloe untuk memasang Ilo Nggari di pojok-pojok halaman rumah. Ilo Nggari kalau diterjemahkan kira-kira berarti “Lampu yang semarak”. Bisa dimaklumi karena pada zaman dulu, tidak ada penerangan listrik sehingga lampu untuk penerangan hanya ala kadarnya. Nah, menjelang Idul Fitri, dipasanglah

Harun Al Rasyid

Harun Al Rasyid (lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat, 27 Desember 1942; umur 77 tahun) adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 1998-2003.[1] Ia diangkat menjadi Gubernur Nusa Tenggara Barat menggantikan Warsito. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Administratif Jakarta Selatan.[2] Ia menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wirakarya pada tahun

Pak Hilir Ismail, Tokoh Budayawan Bima

Dia tinggal di sebuah rumah panggung. Rumah itu berlokasi di tengah permukiman padat penduduk di RT 15, Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Menuju ke rumah panggung itu, kita harus melewati gang yang lebarnya tak cukup untuk dua sepeda motor berpapasan. Lama sekali kita

© BimaCenter.com